Showing posts with label sport. Show all posts

Bupati Bekasi Senam Sehat Bareng Warga Cibarusah

Foto: Tampak Bupati Neneng Hasanah Yasin bersama Camat Cibarusah Iman Santoso sedang senam di halaman kantor kecamatan, Minggu (24/5).

Cibarusah Kota – Dalam rangka mengkampanyekan pola hidup sehat, Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan jajaran pemerintah daerah kabupaten Bekasi menyelenggarakan senam jantung sehat bersama warga Cibarusah pada Minggu, (24/5) di halaman kantor kecamatan Cibarusah.

Acara senam jantung sehat yang dilangsungkan tersebut berjalan secara ramai dan meriah. Masyarakat dan seluruh elemen perangkat desa, organisasi masyarakat serta sekolah juga antusias melakukan senam sehat bersama Bupati Bekasi.

Foto: Instruktur bersama tampak kompak senam sehat.
“Alhamdulillah senang banget bisa ikut acara senam sehat ini, bisa lihat langsung juga ibu bupati,” ujar Anita, salah satu pelajar yang ikut hadir di acara senam sehat.

Ditemui di sela-sela setelah acara Senam Jantung Sehat, Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin menyatakan kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang akan terus digelar di seluruh wilayah kabupaten Bekasi. Menurut wanita yang tinggal di Pebayuran ini, masyarakat Bekasi harus menerapkan hidup sehat dan kita mulai dari jajaran aparatur pemerintahan.

“Saat ini kita sedang mencanangkan gerakan masyarakat bersih dan sehat. Senam jantung sehat hanya salah satu programnya, selain itu kita juga menggelar acara-acara juga bersih-bersih rutin, penanaman pohon, pembuatan lubang biopori dan lainnya” papar Bupati Neneng kepada News CC.

Lebih lanjut, Bupati Bekasi juga menghimbau dan mengajak masyarakat Cibarusah untuk lebih peduli kepada kebersihan lingkungan, baik itu di lingkungan masyarakat juga di lingkungan sekolah.

“Semua harus bahu membahu untuk mendukung gerakan masyarakat bersih dan sehat (Gemasihat), karena ini merupakan tanggungjawab bersama,” kata Bupati Neneng.
Foto: Yusuf, salah seorang peserta senam yang mendapatkan hadiah doorprize.
Selain acara senam jantung sehat, kegiatan bersih-bersih dan pembagian doorprize juga direspon oleh seluruh masyarakat Cibarusah yang hadir. (Red)

Cibarusah Center Raih Penghargaan Budayawan Muda Bekasi

Tambun Selatan - Gerakan Moral Silat Pelestari Budaya Betawi Bekasi pada hari Minggu, (17/8) memberikan sejumlah penghargaan kepada Sejarawan dan para penggiat budaya di Bekasi.
Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari GMSPBBB terhadap para penggiat budaya yang secara sukarela menjaga kebudayaan Bekasi.

Acara yang bertajuk GM Award ini memberikan penghargaan terhadap sejumlah kategori, diantaranya tokoh pelestari Silat, Seniman, Sejarawan, Budayawan, Kampung Budaya, Pejabat Gila Budaya dan Fotografer Budaya.

Komunitas Cibarusah Center menjadi salah satu penerima GM Award kategori Budayawan Muda Bekasi. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ketua sekaligus Pendiri Komunitas Cibarusah Center, Ahmad Djaelani.

Tim Perumus GM Award Komarudin Ibnu Mikam menjelaskan bahwa para penerima GM Award adalah mereka yang mempunyai karya dalam bidang Budaya. "Sebut saja Ending Hasanudin yang menulis Sejarah Lemahabang dan memelihara 135 tanaman obat, ada Lurah Drahim Sada yang menginisiasi pembangunan Tugu Golok," jelas Komar.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa faktor Cibarusah Center mendapat GM Award kategori Budayawan Muda Bekasi adalah karyanya dalam penggalian sejarah kereta Dogong. "Cibarusah Center konsisten ngangkat potensi budaya lokal. Karyanya rel dogong," ujar Bang Komar sapaan akrabnya.

Sementara Ketua Cibarusah Center menjelaskan Ahmad Djaelani menjelaskan bahwa mengucapkan terima kasih atas pemberian GM Award ini. "Meski belum banyak yang dapat kami lakukan untuk kemajuan budaya Bekasi, kami ucapkan terima kasih atas apresiasi ini. Ini adalah amanah yang berat. Hidup Budaya Bekasi," tukas pemuda yang sering di panggil DJ ini.

Seperti diketahui bahwa pada Minggu, (17/8), selain acara GM Award ini, GMPSBBB melaksanakan beragam kegiatan mulai dari Upacara Peringatan HUT RI, Palang Pintu, Pagelaran Silat dan Pertunjukan Musik. "Terakhir Gedung Juang ini dipakai upacara pada tahun 1950, baru tahun 2014 diadakan lagi. Semoga budaya Bekasi ke depannya dapat terus bangkit," pungkas Djiung, Ketua GMPSBBB. (TIM)